• May 28, 2024

5 Penyebab Anak Tantrum Dan Cara Mengatasinya!

 5 Penyebab Anak Tantrum Dan Cara Mengatasinya!

5 Penyebab Anak Tantrum Dan Cara Mengatasinya!

Pada usia 1 hingga 3 tahun, tidak jarang untuk anak balita mengalami banyak tantrum dan masalah temperamen. Ini karena pada usia ini, keterampilan emosional dan sosial ‘si Kecil’ baru mulai berkembang. Beberapa anak bahkan masih mengalami tantrum hingga usia 5 atau 6 tahun.

Tentu saja, tantrum merupakan hal yang membuat banyak parents merasa frustrasi dan kesal. Namun, penting untuk parents dapat mengelola dan mengatasi tantrum dengan cara yang tepat. Untuk dapat melakukan itu, parents butuh mengetahui penyebab tantrumnya terlebih dahulu.

Yuk, parents! Kenali 5 penyebab anak tantrum dan cara mengatasinya!

Belum Dapat Mengelola Emosi Dengan Baik

Salah satu penyebab tantrum adalah karena anak balita seringkali masih belum memiliki kemampuan untuk mengelola emosi mereka dengan baik. Hal atau masalah yang kami anggap sebagai tidak begitu penting bisa menjadi masalah yang sangat besar untuk anak, sehingga mereka merasa frustrasi, marah, atau kecewa. Contohnya, jika anak menumpahkan minumannya, bagi mereka ini dapat merupakan masalah yang sangat besar dan membuat mereka merasa kesal atau sedih, sehingga mereka menangis dan menjadi rewel. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi ini adalah dengan mengajari dan memberi anak contoh yang baik tentang cara untuk mengelola emosi mereka dan mengatasi masalah mereka dengan baik. Ajarkan anak untuk mengidentifikasikan dan mengungkap perasaannya, serta  memberikan kesempatan bagi anak untuk berbicara tentang apa yang sedang mereka rasakan.

Merasa Cemas

Beberapa anak balita cenderung mengalami kecemasan yang bisa memicu tantrum. Kecemasan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perpisahan, perubahan lingkungan, atau merasa tidak nyaman atau cukup kenal dengan orang disekitarnya. Untuk mengatasi ini, parents butuh memberikan anak dukungan emosional dan berbicara padanya secara lembut, sehingga anak merasa aman dan tenang.

Merasa Lelah

Anak balita yang kurang istirahat atau merasa lelah cenderung menjadi jauh lebih rewel dan sering tantrum. Karena itu, pastikan ‘si Kecil’ mendapatkan cukup istirahat dan waktu tidur sesuai usianya. Balita yang kurang dari usia 1 tahun membutuhkan setidaknya 14 hingga 17 jam tidur, sementara anak berusia 1 – 2 tahun membutuhkan sekitar 13 jam tidur. Pastikan parents tetapkan rutinitas dan waktu tidur yang teratur, dan sering beri anak kesempatan untuk beristirahat pada siang hari.

Penyebab Anak Tantrum

Baca Juga: Tips Cara Optimalkan Tumbuh Kembang Anak!

Tidak Dapat Apa Yang Ia Inginkan

Salah satu penyebab anak tantrum adalah karena anak tidak mendapatkan mainan, makanan, atau perhatian yang mereka harapkan. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi ini adalah dengan mengajar anak tentang kesabaran, berkomunikasi dengan baik padanya tentang kenapa ia tidak bisa mendapatkan hal yang ia inginkan, dan membantu anak untuk mengungkapkan keinginan mereka dengan cara yang lebih tepat. Pastikan juga parents tetap konsisten dalam aturan atau batasan yang ditetapkan.

Merasa Tidak Nyaman atau Overstimulated

Terakhir, anak mungkin tantrum karena ia merasa tidak nyaman atau merasa ‘overstimulated’. Ini seringkali terjadi jika anak berada dalam lingkungan yang ramai dan penuh dengan orang yang tidak dikenal olehnya. Untuk mengatasi ini, Moms & Dads butuh cari tahu ciri-ciri overstimulasi dalam anak balita dan membawa anak ke tempat yang lebih tenang dimana ia dapat menenangkan diri.

Itulah 5 penyebab anak tantrum dan cara mengatasinya! Semoga membantu, parents!

Jangan lupa kunjungi website LittleBabyBelly atau follow Instagram kita untuk informasi lain yang dapat membantu parents dan bayi!

Michelle Putri