• May 27, 2024

Anak Balita Suka Memukul? Ini Cara Menghadapinya!

 Anak Balita Suka Memukul? Ini Cara Menghadapinya!

Anak Balita Suka Memukul? Ini Cara Menghadapinya!

Dengan tambahnya usia, beberapa anak balita mungkin mulai memukul untuk menyampaikan perasaan kesal atau marah. Seringkali, saat ‘si Kecil’ memukul, ia tidak ingin menyakiti, namun ingin menyampaikan perasaannya tanpa sadar akan konsekuensi yang ditimbulkan dari perilakunya.

Agar ini tidak menjadi kebiasaan buruk yang terbawa hingga tumbuh besar nanti, Mom & Dad harus segera hentikan anak supaya tidak memukul lagi.

Yuk, parents! Simak cara menghadapi anak balita suka memukul!

Alasan Anak Balita Memukul

Pertama, sebelum bisa menanganinya, Mom & Dad butuh mengerti alasan kenapa anak memukul. Dengan mengerti alasan ia memukul, Mom & Dad akan dapat mencari metode terbaik untuk menghadapinya.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa anak mungkin memukul:

  • Tidak tahu bahwa memukul adalah hal yang buruk
  • Belum mengembangkan kontrol diri yang baik
  • Merasa kesal atau marah dan belum tahu cara yang benar untuk mengekspresikan emosinya
  • Merasa frustasi karena adanya sebuah perubahan seperti pindah rumah atau perubahan aturan rumah

Cara Menanganinya:

Nah, jika Mama dan Papa sudah tahu alasan anak balita suka memukul, kami sarankan untuk coba berbicara padanya dengan cara yang lembut. Beri tahu padanya mengapa memukul itu hal yang tidak bagus. Namun, jika anak tetap memukul setelah itu, Mama dan Papa dapat melakukan hal berikut:

Kendalikan Balita Secara Fisik

Salah satu cara paling efektif untuk menghentikan anak memukul adalah dengan menahan tangan balita sehingga dia tidak dapat memukul lagi. Kami sarankan untuk menahan tangannya dengan cara yang lembut dan hindari menyakitkannya. Setelah sukses menahan tangannya, Mama dan Papa dapat coba lagi untuk menjelaskan padanya dengan cara yang lembut bahwa ia tidak boleh memukul orang.

Anak Balita Suka Memukul

Baca Juga: 6 Cara Mendidik Anak Balita Agar Mandiri!

Tetap Tenang & Tunjukkan Empati

Berikut, kami menyarankan Mama dan Papa untuk tetap tenang dan hindari ikut marah. Seringkali, balita masih belum mengerti perasaannya sepenuhnya atau cara mengekspresikannya. Namun, orang tua dapat membantu anak dengan menunjukkan empati dan membantu anak mengerti perasaannya sendiri. Mom & Dad bisa mengatakan, “Mama mengerti, adik merasa marah karena Mama tidak membolehkan adik bawa mainan itu, kan?” Dengan memvalidasikan emosi anak dan menunjukkan empati, anak akan belajar untuk mengungkap perasaannya daripada berperilaku secara fisik. 

Tetapkan Batas Yang Jelas

Jika anak tetap memukul, Mama dan Papa harus dapat menetapkan batas yang jelas dengan tegas. Coba berikan anak konsekuensi yang logis untuk mencegahnya memukul lagi. Beberapa contoh konsekuensi yang dapat dilakukan termasuk time-out, mengambil hak istimewa darinya, atau memberi anak tugas tambahan seperti membereskan mainannya. 

Parents, itulah beberapa cara mengatasi anak balita suka memukul! Secara perkembangan, sangat normal bagi balita untuk mulai memukul. Namun, Mama dan Papa harus dapat mengatasinya dengan cara yang tepat agar tidak menjadi kebiasaan buruk.

Jangan lupa kunjungi website LittleBabyBelly atau follow Instagram kita untuk informasi lain yang dapat membantu parents dan bayi!

Michelle Putri