• May 27, 2024

Kenali Ciri-Ciri Anak Hiperaktif Alias Tidak Bisa Diam!

 Kenali Ciri-Ciri Anak Hiperaktif Alias Tidak Bisa Diam!

Kenali Ciri-Ciri Anak Hiperaktif Alias Tidak Bisa Diam!

Memiliki anak yang energetik dan aktif mungkin menjadi hal yang melelahkan bagi beberapa orangtua. Mom & Dad tentunya membutuhkan banyak tenaga untuk mendampingi anak yang aktif dan selalu bergerak. Namun, jika perilaku aktif ‘si Kecil’ malah membuatnya sulit beraktivitas maka parents butuh waspadai. Karena ini bisa jadi pertanda bahwa anak mengalami gangguan hiperaktif, atau Attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD).

Berikut adalah beberapa ciri-ciri anak hiperaktif yang perlu parents waspadai!

Ciri-ciri Anak Hiperaktif

  • Sulit diam di satu tempat
  • Sering bergerak bahkan di situasi yang membutuhkannya duduk dan diam
  • Cenderung impulsif, melakukan tindakan tanpa berpikir terlebih dahulu
  • Kesulitan mengikuti instruksi dan aturan
  • Terus-menerus berbicara
  • Bergerak terlalu cepat sehingga sering menabrak orang lain atau barang
  • Tidak bisa fokus lebih dari beberapa menit
  • Lebih berisik dibanding anak lain usianya
  • Mudah frustasi dan kesulitan mengatur emosi
  • Terlalu kasar saat bermain
  • Sering berlari, memanjat, atau melompat ketika bermain

Perbedaan Anak Aktif vs Hiperaktif

Penting untuk parents ketahui bahwa ada perbedaan antara anak yang aktif dan energetik dan anak yang hiperaktif. Anak yang aktif cenderung memiliki tingkat energi yang tinggi, namun mereka masih dapat mengendalikan perilaku mereka, sehingga masih dapat fokus pada tugas atau aktivitas, dan mengikuti aturan. 

Anak yang hiperaktif mengalami jauh lebih banyak energi daripada normal dan mengalami kesulitan untuk mengatur perilaku mereka. Anak yang hiperaktif akan mengalami kesulitan untuk fokus dan mendengarkan aturan.

Ciri-Ciri Anak Hiperaktif

Baca Juga: Parents, Inilah 4 Cara Mengatasi Anak Hiperaktif!

Penyebab Anak Hiperaktif

Hingga saat ini, penyebab dari gangguan ADHD masih belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kemungkinan anak mengalami ADHD termasuk:

  • Faktor genetik: ADHD biasanya merupakan gangguan yang menurun di keluarga. Ahli telah menemukan bahwa anak dengan orangtua atau saudara kandung yang mengalami ADHD akan 8 kali lebih mungkin untuk juga mengalami ADHD.
  • Kekurangan Nutrisi: Beberapa penelitian telah menemukan bahwa anak dapat mengalami ADHD jika mereka mengalami kekurangan nutrisi zinc, magnesium, dan asam lemak. 

Demikian, itulah ciri-ciri anak hiperaktif serta penyebabnya. Penting untuk parents ketahui bahwa diagnosis ADHD harus dilakukan oleh dokter atau profesional, seperti psikolog atau psikiater anak. Jika ‘si Kecil’ mengalami beberapa ciri-ciri hiperaktif tersebut, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Jangan lupa kunjungi website LittleBabyBelly atau follow Instagram kita untuk informasi lain yang dapat membantu parents dan bayi!

Michelle Putri