• May 28, 2024

Parents, Inilah 5 Hal Yang Harus Dihindari Saat Anak Tantrum!

 Parents, Inilah 5 Hal Yang Harus Dihindari Saat Anak Tantrum!

Parents, Inilah 5 Hal Yang Harus Dihindari Saat Anak Tantrum!

Mulai usia 2 tahun, tidak jarang untuk balita mulai mengalami tantrum, sehingga menangis, berteriak, menendang, memukul, dan bahkan berguling-guling di lantai. Karena itu, penting sekali untuk parents dapat mengatasi tantrum anak dengan cara yang tepat supaya ‘si Kecil’ belajar untuk mengelola emosinya dengan lebih baik. 

Untuk membantu parents, berikut ini adalah 5 hal yang harus dihindari Moms & Dads saat anak tantrum!

Meremehkan Emosi Anak

Penting sekali untuk parents hindari meremehkan atau mengabaikan emosi anak saat tantrum terjadi. Walaupun tidak terlihat seperti masalah besar bagi Moms & Dads, parents butuh mengerti bahwa hal yang menyebabkan tantrum tersebut merupakan masalah yang sangat penting bagi anak. Coba beri anak validasi atas perasaan mereka dan bantu anak untuk mengungkapkan perasaan mereka dengan kata-kata. Hindari mengatakan hal seperti: “Itu bukan masalah besar, Adik“. Lebih baik untuk mengatakan sesuatu seperti: “Mama mengerti, Adik merasa kesal ya, karena belum mau tidur?

Mengiyakan Kemauan Anak

Beberapa orangtua mungkin merasa frustrasi dan kesal ketika anak tantrum, sehingga mengikuti apa yang anak inginkan agar ia berhenti rewel. Namun, hal ini harus dihindari ya parents! Memberikan anak apa yang mereka minta saat tantrum malah mengajari anak bahwa tantrum dan rewel adalah cara efektif untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Karena itu, lebih baik untuk parents tetap tegas dalam aturan dan batasan yang telah ditetapkan.

Berbohong Pada Anak

Ketika ‘si Kecil’ tantrum, Moms & Dads mungkin merasa butuh mengatakan kebohongan seperti “tokonya sudah tutup” atau “kita akan main ke playground lagi besok, kok!” agar anak tenang. Namun, hal ini sebaiknya dihindari saat anak tantrum ya, parents! Berbohong pada anak malah dapat membuat anak hilang kepercayaan mereka pada orangtua di jangka panjang. Karena itu, lebih baik untuk berikan anak penjelasan yang sederhana dan jujur.

Anak Tantrum

Baca Juga: Parents Waspada! Ini 4 Dampak Negatif Memanjakan Anak!

Menimpali Anak Dengan Perasaan Orangtua

Saat anak tantrum, lebih baik untuk tidak menimpalinya dengan perasaan dan emosi Moms & Dads. Hindari mengatakan hal seperti “Jangan buat Mama marah nih!” atau “Gara-gara Adik, Papa jadi sedih.” Hal ini dapat membuat anak merasa bertanggung jawab atas kesejahteraan emosional orangtua mereka, yang dapat memiliki dampak negatif pada mental anak di jangka panjang. Kami sarankan parents untuk tetap tenang dan mengelola emosi sendiri saat anak tantrum. 

Meneriaki Atau Memukul Anak

Kekerasan verbal atau fisik merupakan hal yang sangat perlu dihindari saat anak tantrum. Kekerasan tidak pernah menjadi solusi yang baik. Menghukum anak dengan cara yang kasar hanya akan menyebabkan mereka trauma dan tidak efektif dalam mengajari anak untuk mengelola emosi mereka dengan baik. Para psikolog anak menyatakan bahwa cara terbaik untuk mengatasi tantrum anak adalah dengan tetap sabar dan berbicara pada mereka dengan cara yang lembut dan tegas, daripada meneriaki mereka.

Itulah 5 hal yang perlu dihindari saat anak tantrum! Ingat untuk tetap konsisten dalam menjaga batasan dan aturan yang tepat agar anak belajar untuk mengelola emosi mereka dengan baik.

Jangan lupa kunjungi website LittleBabyBelly atau follow Instagram kita untuk informasi lain yang dapat membantu parents dan bayi!

Michelle Putri